Jakarta, CNN Indonesia

PT Kereta Api Indonesia (Persero) alias KAI menambah perjalanan Whoosh selama masa mudik lebaran 2024.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan selama ini perjalanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) hanya 40 per hari dalam weekdays. Sedangkan pada akhir pekan, yakni Jumat-Minggu, ada 48 perjalanan Whoosh setiap harinya.

“Untuk (Whoosh) angkutan lebaran kita tambah menjadi 52 perjalanan per hari, mulai hari ini sampai dengan 28 April (2024). Akan kita jalankan 52 perjalanan per hari,” ucapnya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta Pusat, Rabu (3/4).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Mengenai tarifnya kita akan gunakan dynamic pricing. Kelas ekonomi tertinggi Rp300 ribu, kelas eksekutif (termahal) Rp650 ribu, dan untuk kelas bisnis Rp450 ribu,” rinci Didiek.

Jika Anda ingin mudik menggunakan Whoosh, ada aturan khusus terkait barang bawaan penumpang di bagasi. Para penumpang Whoosh cuma boleh membawa tiga barang dengan berat total maksimal 20 kg dalam bagasi.

General Manager Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) Eva Chairunisa mengatakan dimensi maksimal barang bawaan penumpang Whoosh, yaitu 100 cm x 30 cm x 40 cm. Eva menyebut tiga barang yang dibawa bisa berupa dua koper atau dus serta satu ransel atau tas tangan.

“Pengaturan ini kami lakukan untuk memastikan penumpang dapat tetap bergerak secara nyaman dan leluasa saat berpindah dari ruang tunggu, ke x-ray, hingga ke kereta Whoosh. KCIC juga berupaya memastikan seluruh penumpang mendapatkan kenyamanan yang sama saat membawa barang,” jelasnya dalam keterangan resmi, Selasa (2/4).

Eva mengatakan ada pengecualian bagi beberapa barang yang dimensinya melebihi aturan tersebut, yakni alat olahraga berupa alat golf dan pancing yang disimpan di dalam tas serta alat transportasi pribadi berupa sepeda lipat. Kemudian, skuter lipat dan sepeda biasa dalam keadaan tidak utuh yang diberikan penutup.

Pengecualian juga berlaku untuk alat musik yang dapat dijinjing dan dibungkus dan alat bantu jalan berupa kursi roda manual, tongkat jalan, dan kereta bayi.

“Selama masa sosialisasi, penumpang yang kedapatan membawa barang tidak sesuai ketentuan akan diberikan edukasi dan imbauan terkait ketentuan barang bawaan tersebut,” tandas Eva.

[Gambas:Video CNN]

(skt/agt)






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *